Perbandingan broker internasional untuk trader di Indonesia. Broker berlisensi FCA (Inggris) dan FSCA (Afrika Selatan), ketersediaan akun IDR yang terverifikasi, dan data spread terkini. Catatan: tidak ada broker dalam tabel ini yang memiliki lisensi BAPPEBTI/OJK; lakukan penilaian risiko Anda sendiri saat memilih broker luar negeri.
Ketika mata uang akun Anda sesuai dengan mata uang bank Anda, Anda terhindar dari margin konversi valuta asing bank (biasanya 1–3%) pada setiap setoran dan penarikan. Pada akun senilai Rp 10.000.000, ini berarti penghematan Rp 100.000–300.000 dalam satu siklus transaksi.
FxPro memiliki lisensi FCA (Inggris, FCA 509956) dan FSCA (Afrika Selatan, FSP 45052). Meskipun tidak memiliki lisensi BAPPEBTI/OJK, dana klien di bawah naungan FCA disimpan di rekening terpisah. Jika terjadi sengketa, proses pengaduan FCA dapat digunakan.
Akun IDR menyederhanakan ukuran posisi — angka-angka di kalkulator situs ini persis sama dengan yang terlihat di akun Anda. Anda tidak perlu melakukan konversi mental dari laba/rugi USD ke Rupiah.
Spread akun Standar FxPro (1,2–1,5 pip pada EUR/USD) lebih lebar dibandingkan Exness Standar atau Pepperstone Razor. Jika Anda melakukan trading frekuensi sangat tinggi atau membutuhkan spread yang sangat ketat, Exness atau Pepperstone mungkin lebih cocok — namun verifikasi ketersediaan akun IDR untuk tipe akun spesifik Anda, karena tidak semua tingkatan akun mendukungnya. Deposit minimum yang lebih tinggi ($100 dibandingkan $10 Exness) juga menjadi pertimbangan bagi trader yang memulai dengan modal kecil.